Selasa, 01 Desember 2009

Krah hem


Ukuran yang dibutuhkan : Lingkar leher

Cara membuat nya, sesuai dengan gambar pola, sbb:
- ABCD = 1/2 x lingkar leher
- AD standar 5 cm
- A naik 1,5 cm kemudian 0,5 cm
- B naik 1,5 cm
- B geser kesamping kanan 2cm (untuk lidah baju) kemudian turun 0,5cm
- D naik 1,5 cm

Selesaikan bentu kerah (warna tinta merah) dengan besar kerah sesuai dengan keinginan.

Demikian semoga bermanfaat buat yang ingin belajar membuat krah hem khususnya utk laki2.

Selasa, 24 November 2009

Membuat Lengan

kali ini kita bahas membuat pola lengan, terutama lengan dasar alias lengan licin.

Ukuran yang diperlukan, antara lain;
1. Kerung lengan (diukur keliling kerung sebagaimana ada dipola baju depan dan belakang)
2. Panjang lengan
3. Lingkar lengan


Untuk membuat pola, sebagai berikut :

C-D : Lipatan lengan
A-B : (1/2 x kerung lengan) -3
C-A : 2/3 x AB
C-D : Panjang lengan
D-E : 1/2 x Lingkar lengan
gambar kerung dengan garis bantu C-B.

Untuk kerung lengan tidak perlu terlalu ngerung, agar tidak mempersulit dalam menjahitnya.

TIPS : Untuk lengan anak AB dikurangi 2 cm

Sabtu, 17 Oktober 2009

Membuat Celana Sederhana ( piyama)

Ukuran yang dibutuhkan : tinggi duduk, panjang celana dan lingkar pangkal paha.

Ukuran yang biasa saya pakai untuk anak saya (1 tahun)
tinggi duduk = 16
panjang celana = 40
Lingkar pangkal paha = 56

Cara membuat pola (sesuai gambar) :
- Buat Garis lurus vertikal dan horizontal
- ukur a-c = tinggi duduk + 3 = 16 + 3 = 19cm
- a-b = 1/4 x lingkar pangkal paha + 2 = (1/4 x 56) + 2 = 16cm
- didapat segi empat a-b-c-d

Pola Muka (warna merah)
- a-f = panjang celana = 40cm
- perpanjang garis b-d kebawah hingga memotong vertikal garis bawah (garis patah2 merah)
- d-e = 1/4 x c-d = 1/4 x 16 = 4cm
- Dari titik b, kurangi 2 cm kedalam (kekiri) dan gambar garis lengkung
- selesaikan bentuk pola depan.

Pola Belakang (warna Biru)
- Gambar garis e-g, sepanjang d-e
- Hubungkan titik b-g, dan tambah 2 atau 2,5 keatas
- Buat garis lengkungnya antara b-g
- Buat garis pertolongan e-e' dan g-g'
- Gambar bentuk seperti gambar pola warna biru





Untuk Memotong kainnya, letakkan pola diatas kain.
tentunya jangan lupa, untuk lipatan kain letakkan pada lipatan kain seperti yang tertulis pada pola.
- garis setiap sisi pola pada kain dengan jarak lebih 1,5 hingga 2cm, kecuali sisi atas lebihi 4-5 cm untuk tempat karet celana. (melebihi kain bagian atas sesuai dengan ukuran karet yang akan dipakai)
- gunting garis setiap sisi.
- Rader sisi belakang kain.
- Anda siap menjahitnya sesuai dengan rader yang melekat pada kain.
- Untuk hasil yang bagus, lebih baik obras terlebih dahulu setiap sisinya.

Untuk urutan jahitnya :
- Jahit sisi bawah depan dan belakang
- baru kemudian jahit kerung celana.
- Untuk piyama sederhana ini, bagian atas dilipat dan d beri karet

Ini contoh celana piyama sederhananya....
dr bahan katun sangat cocok buat anak 1 thn yang gerak aktif...























Sayang, adek barra ga mau d foto berdiri,
ga ketahuan deh gimana performanya kalo dipake :)
















Selamat menjahit dan selamat mencoba :)

Rabu, 14 Oktober 2009

Perlangkapan Menjahit

1. Jarum ; jarum jahit, jarum tangan (untuk sum dll), jarum pentul (menyemat agar tidak bergeser)
2. Gunting ; gunting kain, gunting kertas dan gunting benang
3. Benang jahit
4. Meteran
5. Pendedel
6. Rader
7. Karbon jahit
8. Kapur Jahit
9. Sepul
10. Sekoci
11. Penggaris ; memudahkan dalam membuat garis :)

Selasa, 13 Oktober 2009

Keterangan Ukuran yang diperlukan (2)

6. Lebar Punggung
Diukur dulu kurang lebih 8cm dibawah tulang leher melalui punggung lengan yang satu hingga yang lain, tentunya jangan diambil sempit ya :D

7. Lingkar leher
Sekeliling leher dengan sedikit longgar, jangan terlalu sempit.

8. Panjang bahu
Diukur dari leher sampai ujung bahu paling rendah.

9. Panjang lengan
Untuk lengan panjang diukur dengan posisi tangan agak melengkung, diukur dari ujung bahu melalui siku hingga pergelangan tangan

10. Lingkar pangkal paha
Diukur sekeliling paha yang terbesar, kurang lebih 17cm hingga 20cm dibawah pinggang. Ingat jangan terlalu kencang mengukurnya.

11. Panjang rok/ lutut
Diukur dari pita pinggang hingga panjang rok yang diinginkan.

12. Panjang celana
Diukur dari pinggang sebelah sisi hingga panjang yang diinginkan.

13. Tinggi duduk
Diukur pada posisi orang itu duduk dari pinggang sebelah sisi (samping) sampai kursi.

Senin, 12 Oktober 2009

Keterangan Ukuran yang diperlukan (1)

1. Lingkar badan
diukur sekeliling badan dibawah ketiak melalui puncak dada dan punggung ditambah 4cm/4jari.

2. Lingkar pinggang
sekeliling pinggang pas, untuk baju biasa lebih longgar dari pada rok. Biasanya rok lebih kencang

3. Panjang muka
dari lekuk leher sampai batas pinggang, atau batas pita yang disematkan ke pinggang ketika pakai pita untuk mengukur.

4. Lebar muka
diukur kurang lebih 5cm dibawah lekuk leher melalui dada dari lengan yang satu ke lengan yang lain

5. Panjang punggung
diukur mulai tulang leher sampai pada pita pinggang.

Mengukur

























Dalam mengukur perlu banyak diperhatikan, karena bagi penjahit mengukur dengan tepat akan menentukan hasil jahitan sesuai dengan letak pada badan.

Sebelum mengukur, ikatkan pita di pinggang, ujung perut terkecil. dan mulailah mengukur.

Keterangan gambar :
1. Lingkar badan
2. Lingkar pinggang
3. Panjang muka
4. Lebar muka
5. Panjang punggung
6. Lebar Punggung
7. Lingkar leher
8. Panjang bahu
9. Panjang lengan
10. Lingkar lengan atas
11. Lingkar lengan bawah (pergelangan)
12. Panjang panggul
13. Lingkar pangkal paha
14. Panjang rok/ lutut
15. Panjang celana
16. Lingkar lutut
17. Lingkar kaki
18. Tinggi duduk